OTOSPRINT – BAIC BJ30 Hybrid AWD merupakan SUV hybrid lima tempat duduk dengan sistem penggerak empat roda yang dipasarkan resmi di Indonesia. Model ini menggunakan kombinasi mesin bensin 1,5 liter turbo dan dua motor listrik untuk menghasilkan performa tinggi sekaligus mempertahankan kemampuan jelajah SUV. BAIC Indonesia mencatat varian AWD sebagai bagian dari lini BJ30 HEV dengan sistem real-time 4WD.

Mesin A156T2H-H1 berkapasitas 1.498 cc menghasilkan tenaga maksimum 116 kW dan torsi 235 Nm. Motor listrik depan menghasilkan 130 kW dan 315 Nm, sedangkan motor belakang memberikan tambahan 55 kW dan 135 Nm. Output gabungan sistem mencapai 301 kW dengan torsi maksimum 685 Nm dan menggunakan transmisi DHT.

BAIC mencatat BJ30 Hybrid mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam sekitar 6,9 detik. Sistem electric 4WD dapat merespons dalam sekitar 0,03 detik, sementara distribusi torsi antar-gandar dapat berubah sesuai kondisi jalan. Varian AWD juga menawarkan beberapa mode berkendara untuk penggunaan normal maupun permukaan seperti salju, lumpur, pasir, dan genangan air.

Dari sisi ukuran, BAIC BJ30 Hybrid AWD memiliki panjang 4.730 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.790 mm, dan wheelbase 2.820 mm. Ground clearance mencapai 215 mm, sedangkan bobot kosong tercatat 1.770 kg. Dimensi tersebut menempatkannya sebagai SUV lima penumpang dengan proporsi besar dan posisi berkendara tinggi.

Desain eksterior BJ30 menggunakan bentuk bodi tegas dengan karakter SUV yang kuat. Bagian depan memakai lampu LED dan daytime running light dengan pola lima elemen, sedangkan varian AWD dilengkapi roof rack, fixed pedal, serta detail eksterior yang mendukung karakter penggunaan luar ruang. Ban berukuran 235/60 R19 menjadi bagian dari spesifikasinya.

Sistem hybrid BJ30 menggabungkan mesin pembakaran dengan penggerak elektrik melalui DHT berintegrasi tinggi. BAIC menyebut sistem tersebut dirancang untuk memberikan perpindahan tenaga yang halus sekaligus efisiensi tinggi. Tangki bahan bakar varian AWD berkapasitas 51 liter, dan BAIC mengklaim jarak tempuh gabungan dapat mencapai sekitar 1.000 km dalam kondisi pengujian yang ditetapkan produsen.

Konstruksi kaki-kakinya menggunakan suspensi MacPherson di depan dan multi-link independen di belakang. Sudut approach mencapai 24,5 derajat, departure angle 30 derajat, dan ramp angle 21 derajat. Sistem penggerak empat roda menjadi pembeda utama dibanding BJ30 HEV FWD karena motor listrik tambahan ditempatkan pada gandar belakang.

Secara keseluruhan, BAIC BJ30 Hybrid AWD menawarkan kombinasi mesin turbo 1,5 liter, dua motor listrik, output sistem 301 kW, torsi 685 Nm, dan penggerak empat roda. Model ini resmi menjadi bagian dari lini BAIC Indonesia setelah BJ30 Hybrid versi setir kanan diperkenalkan untuk pasar Indonesia pada 2025.